Monday, May 11, 2020

Selain PLN, KPK juga Geledah Kantor PJB Indonesia Power

Kecuali menyatroni kantor pusat PLN, Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) memeriksa Kantor Pembangkit Jawa Bali (PJB) Indonesia Power, di Jakarta, Senin malam dalam penyelidikan masalah suap persetujuan kerja sama pembangunan PLTU Riau-1.

"Saya baru mendapatkan info dari penyidik, team juga ada di PJB Indonesia Power, di Jalan Gatot Subroto untuk kerjakan pemeriksaan berkaitan dengan masalah sangkaan suap PLTU Riau-1, " kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Jakarta, Senin.



Dalam masalah itu, KPK sudah memutuskan dua terduga semasing Eni M Saragih serta pemegang saham Blackgold Alamiah Sumber Limited, Johannes B Kotjo (JBK).

"Barusan pemeriksaan dilaksanakan di ruangan dirut serta direksi PJB Indonesia Power. Menurut info yang dikatakan ke team, dirut sedang diperjalanan ke Kantor PJB Indonesia Power. Penyidik menanti di tempat sambil masih lakukan proses penyisiran bukti-bukti trkait masalah ini, " kata Diansyah.

PJB Indonesia Power adalah anak perusahaan PT PLN (Persero).

Kecuali Kantor PJB Indonesia Power, Senin ini KPK memeriksa dua tempat lain berkaitan masalah itu, yaitu ruangan kerja Saragih, di Gedung DPR, Jakarta serta Kantor Pusat PT PLN (Persero) di Jakarta. (di antara).

No comments:

Post a Comment