Thursday, June 11, 2020

Presiden Jokowi Pakai Baju Tradisi Dayak Kenyah

MALINAU -Di Malinau Presiden Jokowi pakai baju Tradisi Dayak Kenyah, ini maknanya
Acara penyambutan pada kepala negara, atau tamu kehormatan mempunyai karakter serta ketidaksamaan di semasing wilayah.

Presiden Jokowi tidak lepas dari penyambutan dengan cara tradisi oleh suku Dayak di Malinau.
Acara penyambutan dilaksanakan sekejap sesudah Presiden menginjakan kakinya di Bumi Intimung, Kamis (19/12/2019).

Saat akan ke arah ruangan VIP lapangan terbang, beberapa masyarakat yang terbagi dalam tokoh tradisi serta tokoh warga sudah menanti Presiden, dengan bawa baju serta kelengkapan suku Dayak.
Baju serta kelengkapan itu lalu dipakaikan ke Presiden Jokowi.


Kepala Tradisi Besar Dayak Sei Malinau, Johny Laing Impang menjelaskan tentang arti dari acara penyambutan dengan cara tradisi oleh suku Dayak di Malinau."Dengan dipergunakannya baju ciri khas Dayak serta kelengkapannya, Beliau (Presiden) jadi masyarakat kehormatan dengan cara budaya di Malinau," katanya, Kamis (19/12/2019).

"Baju tradisi Budaya Indonesia ini adalah baju kebesaran, kedatangan Presiden ini satu yang mengagumkan, untuk orang-tua kita yang sudah kita tunggu-tunggu," tambahnya. Dianya menerangkan, menganai satu demi satu arti dari baju tradisi serta kelengkapannya yang dipakaikan ke Presiden Jokowi

Diawali pada Bluko, topi dengan ornament ciri khas Dayak ini dilambangkan untuk topi kebesaran. Manik-manik warna warni, dan bulu burung jadi keunikan penting dari topi ini

Lalu Besunung, baju seperti rompi ini dibuat dari kulit hewan, serta manik-manik yang membuat rompi ini makin spesial.Manfaatnya bisa membuat perlindungan sang pemakainya dari gempuran senjata tajam.

Serta kalung manik dengan dua taring hewan untuk matanya. Kalung itu berarti rasa persaudaraan yang erat."Sebetulnya banyak acara tradisi yang siap kita bawakan, tetapi terbatas waktu. Jika baju serta kelengkapannya ini dari suku Dayak Kenyah," ujarnya.

Awalnya, Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) datang di Lapangan terbang Kol Robert Atty (RA) Bessing, Malinau, Kalimantan Utara ( Kaltara), Kamis (19/12/2019).Presiden datang seputar jam 13.11 Wita dengan memakai helikopter kepresidenan selesai lakukan lawatan ke Krayan, Nunukan.

Di Nunukan, Presiden lakukan pemeriksaan jalan Trans Kalimantan memakai motor.Presiden datang bersama-sama beberapa Menteri kabinet Indonesia Maju, dan Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie.

Dengan memakai setelan casual, jaket merah, celana panjang hitam, serta sneakers, Presiden terlihat tersenyum saat datang di Malinau.Sekejap sesudah menginjakkan kakinya di Bumi Intimung, Presiden diterima oleh Bupati Malinau, Yansen Tipa Padan.

Di tepi dasar picu Lapangan terbang, Presiden diterima dengan acara tradisi Dayak Kenyah.Terlihat Presiden dipakaikan baju ciri khas suku Dayak, salah satunya Bluko, Besunung serta Kalung.

Perjalanan Presiden ke arah ruangan VIP Lapangan terbang disertai dengan tari-tarian, dan lantunan musik ciri khas suku Dayak.Di ruangan VIP Lapangan terbang, Presiden dengarkan pemaparan singkat tentang gagasan pembangunan PLTA Mentarang.

No comments:

Post a Comment